Unai Emery meminta media untuk langsung menghubungi agen Ollie Watkins jika ingin tahu alasan striker itu dicoret dari skuad Aston Villa saat melawan Brighton. Penyerang Timnas Inggris tersebut absen dalam kekalahan 0-4 Villa di Amex Stadium pada laga perdana Premier League musim ini. Ketidakhadirannya menjadi sorotan karena ia tengah dikaitkan dengan kabar ketertarikan klub Saudi Pro League, Al-Hilal.
Menurut laporan yang beredar, Al-Hilal telah mengajukan tawaran besar untuk memboyong Watkins dan tawaran tersebut ditolak oleh Aston Villa. Villa sendiri dikabarkan ingin mempertahankan Watkins di tengah gelombang kepergian pemain pada bursa transfer musim panas ini. Empat pemain utama, yakni Youri Tielemans, Morgan Rogers, Lucas Digne, dan Ezri Konsa, telah lebih dulu meninggalkan klub.

Unai Emery Angkat Bicara soal Absennya Ollie Watkins
Saat ditanya mengapa Watkins tidak dimainkan melawan Brighton, Emery memberikan jawaban yang tidak biasa. Ia menegaskan bahwa pertanyaan tersebut hanya bisa dijawab oleh Watkins sendiri. "Pertanyaan ini untuk dia. Saya hanya bisa menjawab dengan diam," ujar Emery, seperti dikutip dari laporan media.
Emery juga sempat diminta mengonfirmasi apakah Watkins menolak bermain untuk Villa pada laga tersebut. Pelatih asal Spanyol itu kembali memberikan jawaban yang menggantung. "Saya pikir kalian bisa menghubunginya dan menghubungi agennya, mereka yang bisa merespons. Watkins hanya dia yang bisa menjelaskan jawabannya. Saya tidak bisa," tambah Emery.
Kronologi Ketegangan Watkins dan Aston Villa
Absennya Watkins dari skuad Villa tidak bisa dilepaskan dari kabar ketertarikan Al-Hilal yang tengah santer beredar. Klub asal Arab Saudi itu disebut telah mengajukan tawaran besar untuk memboyong Watkins, namun tawaran tersebut ditolak oleh manajemen Villa. Penolakan inilah yang kemudian memunculkan spekulasi bahwa hubungan Watkins dengan klub mulai tidak harmonis.
Di sisi lain, Aston Villa sebenarnya sangat ingin mempertahankan Watkins. Kepergian empat pemain kunci pada bursa transfer musim panas ini membuat Villa tidak mau kehilangan satu lagi pilar utamanya. Jika Watkins ikut hengkang, kedalaman skuad Villa akan semakin menipis.
Dampak Absennya Ollie Watkins bagi Aston Villa
Absennya Watkins dari skuad Villa jelas menjadi sinyal yang tidak nyaman bagi para pendukung. Apalagi keputusan itu terjadi di laga pembuka Premier League, pertandingan yang seharusnya dimanfaatkan untuk mengawali musim dengan hasil positif. Alih-alih meraih poin, Villa justru pulang dengan kekalahan telak 0-4 dari Brighton di Amex Stadium.
Peran Watkins di lini serang Villa selama ini sangat sulit digantikan. Sejak bergabung dari Brentford pada 2020, ia telah mencatatkan 108 gol dalam 278 penampilan untuk Villa di semua kompetisi. Produktivitas seperti itu menjadikannya salah satu striker paling tajam yang dimiliki Villa dalam beberapa musim terakhir.
Statistik Watkins di Level Elite Premier League
Kualitas Watkins sebenarnya sudah terbukti di level tertinggi kompetisi Inggris. Sejak musim 2020-21, hanya dua pemain yang mampu mencetak lebih banyak gol di Premier League dibandingkan Watkins, yakni Mohamed Salah dengan 118 gol dan Erling Haaland dengan 112 gol. Watkins sendiri telah mengoleksi 91 gol di Premier League dalam periode yang sama.
Lebih mengejutkan lagi, tidak ada pemain Aston Villa lain yang mampu mencetak lebih dari 21 gol di Premier League dalam rentang waktu tersebut. Artinya, ketergantungan Villa terhadap Watkins di sektor penyelesaian akhir sangat tinggi. Jika ia benar-benar pergi, Villa akan menghadapi tantangan besar untuk menjaga ketajaman lini depan mereka.
Sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari Watkins maupun agennya terkait masa depannya di Aston Villa. Emery pun memilih untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya jawaban kepada pemainnya. Publik masih menunggu klarifikasi dari pihak Watkins tentang apa yang sebenarnya terjadi di balik ketidakhadirannya dari skuad Villa.
Yang jelas, drama transfer ini menjadi pengingat betapa rumitnya dinamika antara pemain, klub, dan klub peminat di bursa transfer modern. Aston Villa perlu mengambil langkah yang tepat agar situasi ini tidak semakin merugikan tim. Jika tidak, Villa berisiko kehilangan salah satu aset paling berharga yang mereka miliki.
