Haaland Bilang Semua Tekanan Ada pada Inggris di Perempatfinal Piala Dunia 2026

Pernyataan Haaland: Inggris Adalah Favorit

Erling Haaland, penyerang Timnas Norwegia, dengan tegas menyatakan bahwa seluruh tekanan berada di pundak Inggris menjelang laga perempatfinal Piala Dunia 2026. Dalam konferensi pers, pemain Manchester City itu bahkan meminta media untuk memberikan tekanan semaksimal mungkin kepada tim asuhan Thomas Tuchel. "Ya, pasti. Saya pikir ada beberapa favorit yang jelas, Inggris adalah salah satunya," ujar Haaland.

Haaland yang lahir di Leeds, Inggris, saat ayahnya bermain untuk Leeds United, kini akan berhadapan dengan negara kelahirannya. Pertandingan akan digelar di Miami pada Sabtu (22:00 BST). Menurut Haaland, para pendukung Inggris seharusnya percaya diri bisa melaju ke semifinal.

Tekanan Mental di Pundak The Three Lions

Inggris telah mencapai setidaknya perempatfinal dalam tiga Piala Dunia putra terakhir, namun sejak 1966 mereka belum pernah menembus final. Sementara Norwegia baru pertama kali lolos ke perempatfinal sejak 1998. Haaland memanfaatkan fakta ini untuk memindahkan beban psikologis ke tim lawan. "Saya pikir kalian semua harus memberikan setiap tekanan pada pemain Inggris. Mereka harus percaya diri, tentu saja, ini Inggris," tambahnya.

Performa Haaland di Piala Dunia 2026

Walau sebelumnya Haaland menyebut peluang Norwegia menjuarai Piala Dunia hanya 0,5%, namun ia telah mencetak tujuh gol dalam empat penampilan, termasuk dua gol saat mengeliminasi Brasil di babak 16 besar. Penampilannya membuat Norwegia melaju hingga perempatfinal. "Jujur, mencapai perempatfinal bersama Norwegia di Piala Dunia cukup mengejutkan bahkan bagi saya sendiri. Mengalahkan Brasil dan kemudian menghadapi Inggris di AS sangat spesial," ujarnya.

Haaland

Kepopuleran Haaland di Amerika Serikat

Selain gol-golnya, kepribadian Haaland yang santai dan aktivitas di luar lapangan turut mendongkrak popularitasnya di AS. Beberapa jam setelah mencetak gol kemenangan melawan Pantai Gading, ia pergi berbelanja topi koboi dan sepatu bot di Dallas. Video perjalanan itu diunggah di kanal YouTube-nya dan ditonton lebih dari 6 juta kali dalam lima hari. Haaland mengaku senang dengan budaya Amerika. "Saya suka bercanda dan bersenang-senang. Itu kunci hidup saya: berlatih dengan baik, fokus, tetapi juga menikmati momen karena tidak ada yang abadi," katanya.

Rekan Setim Haaland: Ini Bisa Jadi Mind Games

Nico O'Reilly, pemain belakang Inggris yang merupakan rekan setim Haaland di Manchester City, menanggapi pernyataan penyerang Norwegia tersebut. "Bisa jadi ini adalah mind games," ujar O'Reilly. "Tapi mereka tim yang bagus, tidak hanya satu pemain. Erling adalah Erling, dia berbahaya di kotak penalti. Namun kami harus mewaspadai seluruh tim Norwegia secara kolektif."

Asisten pelatih Inggris, Anthony Barry, juga menekankan bahwa Norwegia bukan tim satu pemain. "Mereka unggul dalam set-piece, lini depan penuh ancaman, Ödegaard adalah kapten dan juara Premier League. Tidak ada yang kebetulan di babak ini," kata Barry kepada BBC Radio 5 Live.

Kesimpulan: Siapa yang Lebih Diuntungkan?

Pernyataan Haaland jelas merupakan strategi psikologis untuk menambah beban Inggris. Dengan status favorit dan catatan sejarah di turnamen besar, Inggris memang lebih diunggulkan secara objektif. Namun performa Norwegia yang konsisten dan ketajaman Haaland membuat laga perempatfinal ini sulit ditebak. Semua mata akan tertuju pada duel antara Haaland dan lini belakang Inggris yang dikawal O'Reilly.