Pertandingan Spesial di Yankee Stadium
Wrexham akan menghadapi Liverpool dalam laga persahabatan pramusim di Yankee Stadium, New York, Rabu (24/7) waktu setempat. Momen ini terasa istimewa bagi salah satu pemilik klub, Ryan Reynolds, yang menyebutnya sebagai "punch-me moment". Pasalnya, hanya lima tahun lalu ia dan Rob McElhenney mengambil alih Wrexham yang saat itu masih terpuruk di National League (kasta kelima Inggris). Kini, target Wrexham Premier League semakin nyata setelah sukses meraih tiga promosi beruntun.
Manajer Phil Parkinson optimistis timnya bisa melanjutkan kebangkitan luar biasa ini. Ia bahkan membayangkan dalam beberapa tahun ke depan Wrexham akan bermain di Anfield melawan Liverpool dalam laga Premier League. "Pukulan knockout-nya adalah jika kita bisa melawan Liverpool di Premier League musim 2027-2028," ujar Parkinson penuh harap.

Setelah Kegagalan Playoff, Target Premier League Tetap Kuat
Wrexham memang gagal menembus playoff Championship pada akhir musim lalu setelah finis di peringkat ketujuh. Namun, Parkinson menegaskan pencapaian itu tetap luar biasa untuk klub yang baru setahun promosi dari League One. "Sejujurnya, jika lima tahun lalu ada yang bilang kami akan finis ketujuh di Championship, kami akan mengatakan itu butuh perjuangan berat," katanya.
Meski ada sedikit kekecewaan, Parkinson meminta staf dan pemainnya tetap bangga. "Tiga promosi berturut-turut adalah prestasi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Perjalanan dari National League ke peringkat tujuh Championship penuh dengan langkah besar, terutama musim lalu saat naik dari League One ke Championship," jelasnya. Semua ini semakin menegaskan target Wrexham Premier League bukanlah angan-angan kosong.
Menyapu Bersih Manchester United dan Leeds di Pramusim
Wrexham datang ke laga melawan Liverpool dengan kepercayaan diri tinggi. Sebelumnya, mereka berhasil mengalahkan Manchester United dan Leeds United di pertandingan pramusim. Hasil positif ini menjadi modal berharga untuk menunjukkan bahwa tim Parkinson siap bersaing meski belum banyak berbelanja pemain.
Tantangan di Championship: Belum Ada Rekrutan, tetapi Tetap Fokus
Menariknya, Wrexham menjadi satu-satunya klub Championship yang belum melakukan rekrutan pemain baru di bursa transfer musim panas ini. Hanya transfer Danny Imray dari Crystal Palace yang hampir rampung. Padahal, divisi ini akan semakin kompetitif dengan kehadiran tim-tim degradasi seperti West Ham, Burnley, dan Wolves yang mendapat dana parasut besar.
Parkinson mengakui target Wrexham Premier League membutuhkan skuad yang kompetitif. "Divisi ini akan lebih kuat musim ini. Kami masih harus bekerja untuk memperkuat tim. Hampir satu pemain masuk, tetapi kami perlu beberapa pemain lagi sebelum bursa transfer ditutup. Saya harus sabar, tapi skuad saat ini belum sesuai harapan untuk menjalani musim Championship yang berat," ungkapnya.
Potensi Pemain Lama yang Belum Tergali
Meski belum banyak rekrutan, Parkinson percaya pemain yang sudah ada bisa tampil lebih baik musim depan. "Musim lalu banyak pemain baru yang datang terlambat dan harus beradaptasi dengan area baru. Namun mereka bermain bagus untuk kami. Saya yakin masih ada potensi lebih yang bisa digali musim ini," katanya. Strategi ini menjadi kunci untuk tetap bersaing sambil menunggu pergerakan transfer ideal.
Kesimpulan: Langkah Kecil Menuju Premier League
Wrexham memang masih harus melewati banyak rintangan untuk mewujudkan target Wrexham Premier League. Namun, progres pesat dalam lima tahun terakhir menunjukkan bahwa klub ini serius membangun fondasi. Pertandingan melawan Liverpool di Yankee Stadium bukan sekadar pameran, melainkan simbol betapa jauh perjalanan Wrexham. Dengan manajer berpengalaman, basis penggemar setia, dan dukungan pemilik Hollywood, bukan tidak mungkin "punch-me moment" berikutnya adalah pertandingan Premier League di Anfield.
