Hirving Lozano bertekad memberikan segalanya untuk LA Galaxy setelah resmi bergabung dengan status pinjaman hingga akhir musim. Pemain asal Meksiko itu bahkan siap menjalani debutnya akhir pekan ini saat Galaxy menghadapi Houston Dynamo pada Sabtu. Kepastian ini sekaligus menandai babak baru bagi karier sang pemain di Major League Soccer (MLS).
Kepindahan Lozano ke Galaxy terjadi setelah ia dibekukan oleh San Diego FC, klub rival asal California yang juga berlaga di MLS. Mantan pemain PSV itu belum bermain dalam laga kompetitif sejak November 2025 akibat konflik dengan pelatih San Diego, Mikey Varas, di akhir musim lalu. Dengan demikian, kepindahan ini menjadi peluang emas bagi Lozano untuk kembali merasakan persaingan di lapangan hijau.

Hirving Lozano Resmi Bergabung dengan LA Galaxy
Lozano bergabung dengan Galaxy dengan skema pinjaman untuk sisa musim ini. Ia pun menyatakan kesiapannya untuk diturunkan oleh pelatih kepala Greg Vanney, meski keputusan akhir tetap berada di tangan staf pelatih. LA Galaxy juga telah mengonfirmasi kedatangan Chucky melalui akun media sosial resmi klub, sehingga para pendukung pun mulai menantikan debutnya.
Dalam wawancaranya dengan ESPN, Lozano mengaku bahagia bisa bergabung dengan klub yang ia sebut sebagai salah satu klub terpenting di MLS. "Galaxy adalah salah satu klub terpenting di MLS. Ini peluang besar, dan saya mengambilnya. Saya pikir ini keputusan yang tepat," ujarnya. "Saya bahagia berada di sini. Galaxy memberi saya kesempatan, dan saya akan selalu mencoba memberikan yang terbaik untuk klub ini."
Galaxy juga menyiapkan program khusus bagi Lozano agar ia bisa tampil dalam performa terbaiknya. "Mereka menyusun program yang bagus untuk saya, dengan perencanaan yang solid agar saya bisa tampil di level terbaik," jelas pemain berjuluk Chucky itu. Lozano pun menegaskan dirinya siap jika dimainkan, meski keputusan tetap berada di tangan staf pelatih.
Kronologi Lozano Tersingkir dari San Diego FC
Lozano harus menepi dari skuad San Diego FC setelah terjadi ketidaksepahaman dengan pelatih Mikey Varas di akhir musim lalu. Akibatnya, ia kehilangan tempat di tim utama dan belum merasakan pertandingan kompetitif sejak November 2025. Situasi ini membuatnya harus mencari klub baru demi kembali mendapatkan menit bermain, dan Galaxy muncul sebagai tujuan berikutnya.
Saat ditanya soal pembekuannya dari skuad San Diego, Lozano mengaku tidak mengetahui alasan pastinya. "Saya tidak tahu alasan pastinya, tetapi mereka punya alasan mereka sendiri," katanya kepada ESPN. "Tetapi saat ini ada tujuan berbeda, target yang berbeda, dan untuk saat ini saya bersama Galaxy," lanjutnya. Ia pun memilih untuk fokus pada babak baru kariernya bersama LA Galaxy.
Dampak Kehadiran Lozano bagi LA Galaxy
Kehadiran Lozano diharapkan bisa menjadi jawaban atas kebuntuan lini serang Galaxy. Saat ini Galaxy berada di peringkat ke-12 Wilayah Barat MLS, tertinggal dua poin dari zona wild-card. Dalam lima pertandingan beruntun tanpa kemenangan (tiga imbang, dua kalah) sejak Mei, mereka hanya mampu mencetak tiga gol, termasuk hasil imbang tanpa gol melawan FC Dallas pada 1 Agustus. Situasi inilah yang membuat kehadiran pemain sekaliber Lozano sangat dinantikan.
Lozano sendiri memiliki rekam jejak yang apik di MLS. Dalam 31 penampilan bersama San Diego, 22 di antaranya sebagai starter, ia mencatatkan 11 gol dan sembilan assist. Catatan itu hanya kalah dari Anders Dreyer (30 gol, 24 assist) sebagai pemain dengan kontribusi gol terbanyak untuk San Diego sepanjang sejarah klub.
Meski belum tentu langsung tampil sebagai starter karena minimnya menit bermain, Lozano dipastikan akan memberikan opsi tambahan bagi lini depan Galaxy. Ia mengaku siap jika dimasukkan dalam susunan pemain dan bermain di posisi depan. Dengan kualitas yang ia miliki, Lozano bisa menjadi pembeda di sisa musim ini.
Pratinjau Laga: LA Galaxy vs Houston Dynamo
Pada laga akhir pekan ini, Galaxy akan menghadapi Houston Dynamo yang sedang dalam performa impresif. Houston berada di peringkat keempat Wilayah Barat, hanya tertinggal dua poin dari pemuncak klasemen Vancouver Whitecaps, meski telah memainkan satu laga lebih banyak. Pertandingan ini diprediksi berjalan ketat mengingat kedua tim sama-sama memiliki kebutuhan poin.
Houston datang dengan modal tiga kemenangan beruntun di laga reguler untuk pertama kalinya sejak Maret 2024, setelah mengalahkan New England Revolution akhir pekan lalu. Menariknya, ketiga kemenangan itu diraih dengan catatan clean sheet. Namun, mereka belum pernah memenangkan empat laga beruntun sejak Maret-April 2019 dan belum pernah mencatat empat kemenangan beruntun tanpa kebobolan di laga reguler. Catatan ini bisa menjadi peluang bagi Galaxy untuk memutus tren positif Houston.
Pemain yang Perlu Diwaspadai
Dari kubu Houston, Guilherme menjadi ancaman terbesar bagi pertahanan Galaxy. Ia sedang dalam performa terbaiknya musim ini. Catatan impresifnya membuat lini belakang Galaxy harus bekerja ekstra keras.
- Guilherme (Houston Dynamo): terlibat dalam sembilan gol dalam delapan penampilan terakhirnya (enam gol, tiga assist), termasuk mencetak gol dalam tiga laga beruntun. Ia mengoleksi 18 kontribusi gol dalam 18 laga MLS perdananya (11 gol, tujuh assist), hanya kalah dari Evander (22) dan Lionel Messi (20) musim ini.
- Hirving Lozano (LA Galaxy): dalam 31 penampilan MLS untuk San Diego, 22 di antaranya sebagai starter, ia mencatatkan 11 gol dan sembilan assist. Meski mungkin belum siap tampil sejak menit awal karena minimnya menit bermain, ia dipastikan akan berjuang keras jika diberi kesempatan.
Rekor Pertemuan dan Prediksi Pertandingan
Pertemuan kedua tim kerap berakhir imbang. Tiga laga terakhir antara Houston Dynamo dan LA Galaxy semuanya berakhir 1-1, termasuk pertemuan di Dignity Health Sports Park pada 23 Mei lalu. Sejak 2020, tujuh dari 13 pertemuan kedua tim berakhir imbang, dengan masing-masing tim meraih tiga kemenangan.
Meski demikian, Houston lebih diunggulkan dalam laga ini. Prediksi umum mengarah pada kemenangan Houston Dynamo. Berdasarkan probabilitas dari Opta, peluang Houston meraih kemenangan mencapai 44,7 persen, sedangkan peluang Galaxy menang hanya 28,5 persen, dan peluang imbang 26,8 persen.
Dengan semangat baru bersama LA Galaxy, Lozano kini berada di persimpangan penting kariernya. Jika ia mampu tampil tajam seperti saat bersama San Diego, bukan tidak mungkin Galaxy bisa bangkit dan merebut tempat di babak wild-card. Namun, menghadapi Houston yang sedang dalam tren positif tentu bukan tugas mudah.
Semua akan terjawab dalam laga Sabtu ini: mampukah Chucky Lozano langsung memberi dampak di laga perdananya bersama Galaxy? Yang jelas, tekadnya untuk memberikan segalanya bagi klub barunya sudah bulat. Kini tinggal menunggu keputusan pelatih apakah ia akan langsung diturunkan sejak menit awal atau datang dari bangku cadangan.
