Alonso: Mental Block Lavia Hilang setelah Main 90 Menit

Xabi Alonso mengungkapkan bahwa mental block Lavia akhirnya teratasi setelah sang gelandang tampil penuh selama 90 menit. Gelandang Chelsea itu menyelesaikan laga dari menit awal hingga akhir saat The Blues menundukkan AC Milan 3-0 dalam laga pramusim di Jakarta pada Sabtu. Alonso menilai momen ini menjadi titik balik penting bagi perkembangan karier Lavia di Stamford Bridge.

Pernyataan Alonso ini sekaligus membuka tabir perjuangan Lavia sejak bergabung dengan Chelsea dari Southampton pada 2023. Serangkaian cedera membuat menit bermainnya sangat terbatas, dan kini sang pemain mulai menunjukkan progres yang signifikan. Keberhasilan menembus 90 menit pun dianggap sebagai langkah besar yang patut diapresiasi.

Alonso

Fakta di Balik Mental Block Lavia

Dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Lavia dipercaya tampil sejak menit awal dan berhasil menyelesaikan seluruh pertandingan. Keputusan Alonso untuk tidak menariknya keluar bukan tanpa alasan, karena sang pelatih ingin Lavia merasakan pengalaman bermain penuh. Alonso juga menegaskan bahwa ia sengaja membiarkan pemainnya itu terus berlaga meski Lavia sudah terlihat kelelahan di penghujung laga.

Alonso pun mengungkapkan kebahagiaannya atas pencapaian ini dalam wawancara dengan Chelsea TV. "Saya sangat senang untuknya, karena dia sempat mengalami mental block. Dia lelah, tetapi saya bilang biarkan dia bermain, biarkan dia menikmati 90 menit. Saat pertandingan selesai, dia kelelahan. Jadi saya pikir dia benar-benar bahagia," ujar Alonso.

Perjalanan Lavia Bersama Chelsea

Sejak bergabung dari Southampton pada 2023, Lavia tercatat telah tampil dalam 43 pertandingan bersama Chelsea di berbagai ajang. Namun, dari 25 laga yang ia jalani sebagai starter, ia selalu ditarik keluar sebelum pertandingan usai. Total menit bermainnya pun baru mencapai 1.858 menit, sebuah angka yang tergolong minim untuk pemain di klub sebesar Chelsea.

  • 43 penampilan sejak bergabung pada 2023
  • 25 laga sebagai starter, semuanya berakhir dengan ditarik keluar sebelum laga usai
  • Total menit bermain hanya 1.858 menit

Kondisi ini tidak lepas dari rentetan cedera yang menghantui Lavia selama membela Chelsea. Cedera-cedera tersebut bukan hanya membatasi durasi bermain, tetapi juga meninggalkan dampak psikologis berupa ketakutan saat harus tampil lama di lapangan. Alonso sendiri meyakini bahwa mental block Lavia menjadi salah satu penyebab utama minimnya menit bermainnya.

Dampak bagi Kedalaman Skuad Chelsea

Keberhasilan Lavia menembus 90 menit tentu menjadi kabar baik bagi Chelsea yang tengah bersiap menghadapi Premier League 2026-27. Dengan padatnya kalender pertandingan, kehadiran Lavia sebagai opsi di lini tengah akan memberi Alonso lebih banyak pilihan rotasi. Selain itu, pulihnya kepercayaan diri Lavia juga bisa meningkatkan kualitas kompetisi internal di skuad Chelsea.

Meski demikian, Alonso mengingatkan bahwa timnya masih berada dalam proses evolusi yang panjang. "Di pramusim, kami sudah memainkan beberapa pertandingan dan tentu saja, semakin banyak pemain yang tersedia, semakin banyak opsi yang kami miliki," katanya. Ia juga menyebut bahwa tim akan siap pada awal musim Premier League, tetapi perkembangan akan terus berlanjut dan menjadi proses yang berlangsung berbulan-bulan di setiap pertandingannya.

Bekuk AC Milan 3-0 di Jakarta

Laga melawan AC Milan sendiri berjalan dominan bagi Chelsea. Joao Pedro tampil gemilang dengan mencetak dua gol, sementara Moises Caicedo menyumbang satu gol lewat sebuah voli indah. Berikut catatan statistik Chelsea dalam laga pramusim tersebut:

  • 18 tembakan dengan 8 di antaranya tepat sasaran
  • Nilai peluang mencapai 2.2 expected goals (xG)
  • AC Milan gagal melepaskan satu pun tembakan ke arah gawang

Hasil ini menjadi modal berharga bagi Chelsea menjelang laga terakhir tur Asia mereka melawan Johor Darul Ta'zim. Setelah itu, tim asuhan Xabi Alonso akan menikmati jeda 15 hari sebelum mengawali Premier League 2026-27 dengan menghadapi Fulham. Jika Lavia mampu menjaga performanya, bukan tidak mungkin ia akan menjadi andalan di lini tengah Chelsea musim ini.

Singkatnya, keberhasilan Lavia menuntaskan laga penuh melawan AC Milan menjadi bukti bahwa masalah mental block yang selama ini membelenggunya mulai teratasi. Dengan dukungan penuh Alonso dan persiapan pramusim yang matang, Chelsea berharap Lavia bisa terus berkembang dan memberi kontribusi nyata musim ini. Pertandingan melawan Fulham pada laga pembuka Premier League nanti akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Lavia dan seluruh skuad Chelsea.