Harga Tiket Piala Dunia 2026 Melambung: Fans Inggris Rela Bayar Puluhan Ribu Pound

Fenomena harga tiket Piala Dunia 2026 kembali mencuri perhatian publik. Jelang laga sengit Inggris kontra Meksiko di babak 16 besar, ribuan penggemar harus gigit jari. Pasalnya, tiket yang seharusnya menjadi milik anggota resmi klub pendukung Inggris (ESTC) malah muncul kembali di portal penjualan ulang FIFA dengan banderol selangit. Beberapa di antaranya bahkan mencapai angka fantastis, membuat banyak fans kecewa.

Fenomena Harga Tiket yang Melonjak Puluhan Kali Lipat

Sejak resmi diumumkan bahwa Inggris akan bertemu Meksiko, tiket di sektor pendukung Inggris langsung menjadi rebutan. Namun, yang paling menghebohkan adalah aksi penjualan kembali (resale) di platform resmi FIFA. Berdasarkan data terbaru, tercatat ada 76 tiket yang terdaftar di portal resale dengan harga yang tak masuk akal.

Contoh paling ekstrem adalah satu set empat tiket kategori Supporter Premier yang awalnya hanya seharga $605 (£460) per lembar. Kini, harga satu tiket saja sudah melambung menjadi $30.000 (£22.800) atau sekitar £26.220 setelah ditambah biaya FIFA sebesar 15%. Angka ini berarti 57 kali lipat dari harga aslinya.

  • Tiket termahal: $34.500 (£26.220) untuk satu tiket kategori Supporter Standard — 57 kali lipat harga awal.
  • Tiket termurah di sektor pendukung: $3.448 (£2.620) untuk tiket kategori Supporter Value — hampir 12 kali lipat dari harga normal $295 (£224).
  • Sebagian besar tiket: dijual di kisaran $4.000 hingga $9.000, jauh di atas harga resmi.
Harga Tiket Piala Dunia 2026

Mekanisme Penjualan Tiket dan Kekecewaan Fans

Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) telah mengonfirmasi bahwa tiket-tiket mahal ini awalnya dibeli oleh anggota ESTC melalui undian resmi setelah drawing dilakukan pada Desember lalu. Sistem ESTC sendiri menggunakan sistem 'caps' — poin kehadiran yang didapat dari menonton pertandingan timnas Inggris. Semakin banyak caps, semakin besar prioritas mendapatkan tiket murah.

Menariknya, FA tidak bisa melarang penjualan kembali ini karena FIFA justru mengizinkan praktik tersebut. Yang menjadi masalah, banyak tiket kini dijual dengan harga yang tidak masuk akal. Beberapa pihak menduga penjualnya bukanlah fans sejati, melainkan spekulan yang memanfaatkan celah sistem.

Perbedaan Harga Berdasarkan Kategori Tiket

Berikut rincian harga tiket Piala Dunia 2026 yang beredar di portal resale untuk pertandingan Inggris vs Meksiko per Jumat pagi:

  • Supporter Premier ($770, £585): 17 tiket tersedia, mayoritas di kisaran $6.000 - $9.000. Yang termurah $4.140, termahal mencapai $17.250.
  • Supporter Standard ($605, £460): 27 tiket, paling banyak di rentang $6.000 - $8.000. Ada tujuh tiket di atas $10.000, dengan termahal $34.500.
  • Supporter Value ($295, £224): 32 tiket, mayoritas antara $4.000 - $6.000. Satu tiket mencapai $23.000, sementara yang termurah $3.448.

Kritik dari Asosiasi Pendukung Sepak Bola

The Football Supporters' Association (FSA) dengan tegas mengkritik kebijakan FIFA. Mereka menilai FIFA telah "dengan sengaja mendesain bursa online yang memungkinkan tiket dijual dengan harga sangat melambung." Lebih parahnya lagi, FIFA mengambil keuntungan 15% dari kedua belah pihak — pembeli dan penjual.

"Dalam pandangan FIFA, keserakahan adalah hal yang baik, dan mereka menuai hasilnya," tulis FSA dalam pernyataan resmi. Mereka juga menyayangkan bahwa FA tidak diberi kendali lebih besar atas alokasi tiket resmi, seperti yang sudah berhasil dilakukan untuk tiket kategori 4 yang murah ($60).

Menariknya, FSA juga tidak membela fans yang ikut menjual tiket dengan harga konyol. "Kami tak bisa memaafkan suporter yang menjual tiket mereka dengan harga keterlaluan. Meskipun secara aturan tidak melanggar, ini bukan cara yang seharusnya diperlakukan antarsesama fans," tegas pernyataan tersebut.

Dampak bagi Fans Inggris dan Antisipasi ke Depan

ESTC sendiri baru saja mengumumkan kebijakan anti-penjualan tiket (anti-touting) untuk pertandingan kandang setelah uji coba yang sukses. Namun, untuk laga di Meksiko yang akan berlangsung di Stadion Azteca berkapasitas 80.824 kursi, alokasi tiket untuk pendukung Inggris hanya 3.000 lembar. Padahal, ada 4.373 anggota yang mendaftar, membuat pertandingan ini sangat oversubscribed.

Seorang pendukung yang memiliki setidaknya 27 caps baru mendapatkan jaminan tiket seharga harga asli. Sementara itu, tiket kategori 4 yang termurah ($60) tidak bisa dijual kembali sama sekali. Ini adalah langkah kecil untuk melindungi fans, namun praktik spekulasi harga tiket Piala Dunia 2026 masih menjadi momok yang belum terpecahkan.

Kesimpulan: Masalah Sistemik yang Perlu Diperbaiki

Fenomena harga tiket Piala Dunia 2026 yang melambung ini menunjukkan celah besar dalam sistem distribusi tiket FIFA. Di satu sisi, platform resale yang dirancang FIFA justru menjadi ajang spekulasi. Di sisi lain, keterbatasan kendali FA membuat fans setia harus merogoh kocek puluhan kali lipat.

Untuk ke depannya, diperlukan regulasi yang lebih ketat agar tiket benar-benar sampai ke tangan penggemar sejati, bukan spekulan. Jika tidak, momen bersejarah seperti laga Inggris vs Meksiko justru akan menjadi mimpi buruk finansial bagi mereka yang paling berhak menikmatinya.